Kamis, 24 Desember 2009

media dakwah...

1. Pengertian Media Dakwah
Arti istilah media bisa dilihat dari asal katanya secara etimologi berasal dari bahasa latin yaitu “Median”, yang berarti alat perantara. sedangkan kata media merupakan jamak dari kata median tersebut. Pengertian semantiknya media berarti segala sesuatu yang dapat dijadikan sebagai alat perantara untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Dengan demikian media dakwah adalah segala sesuatu yang dapat dipergunakan sebagai alat untuk mencapai tujuan dakwah yang telah ditentukan. Media dakwah ini dapat berupa barang (material), orang, tempat, kondisi tertentu dan sebagainya.
Media dakwah merupakan peralatan yang dipergunakan untuk menyampaikan materi dakwah, pada zaman modern umpamanya: televisi, video, kaset rekaman, majalah, surat kabar dan berbagai hal lainnya termasuk melalui berbagai macam upaya mencari nafkah dalam berbagai sektor kehidupan.

2. Peranan Media Dakwah

Dalam artain sempit media dakwah dapat diartikan sebagai alat Bantu dakwah, atau yang populer di dalam proses belajar mengajar disebut dengan istilah “alat peraga”. Alat Bantu berarti media dakwah memiliki peranan atau kedudukan sebagai penunjang tercapainya tujuan. Artinya, proses dakwah tanpa adanya media masih dapat mencapai tujuan yang semaksimal mungkin. Sebenarnya media dakwah ini bukan saja berperan sebagai alat bantu dakwah, namun bila ditinjau dakwah sebagai suatu sistem, yang mana sistem ini terdiri dari beberapa komponen yang komponen satu dengan lainnya saling berkaitan dalam mencapai tujuan. Maka dalam hal ini media dakwah mempunyai peranan atau kedudukan yang sama dibanding dengan komponen yang lain seperti metode dakwah, objek dakwah, dan sebagainya. Apalagi dalam penentuan strategi dakwah yang memilki azaz efektifitas dan efisiensi, peranan media dakwah menjadi tampak lebih jelas peranannya.

3. Alasan Pentingnya Media Dakwah

Dakwah adalah suatu proses yang kompleks dan unik. Kompleks artinya di dalam proses dakwah mengikut sertakan keseluruhan aspek keperibadian, baik bersifat jasmani maupun rohani. Sedangkan unik artinya di dalam proses dakwah sebagai objek dakwahnya terdiri dari berbagai macam perbedaan seperti berbeda dalam kemampuan, kehendak, sifat, kebudayaan, ideologi, filsafat dan sebagainya.
Hakekat dakwah adalah mempengaruhi dan mengajak manusia untuk mengikuti ideologi pengajaknya. Sedangkan pengajak (da’i) sudah memiliki tujuan yang hendak dicapainya. Proses dakwah tersebut agar mencapai tujuan yang efektif dan efisien, da’i harus mengorganisir komponen-komponen dakwah secara baik dan tepat. Salah satu komponen adalah media dakwah.

B. Prinsip Media Dakwah
Media dakwah dapat berfungsi sebagaimana mestinya apabila tepat dengan faktor-faktor yang mempengaruhinya serta prinsip-prinsip penggunaanya. Di bawah ini dijelaskan mengenai :
1) Faktor-faktor yang harus dipertimbangkan di dalam memilih media dakwah
2) Prinsip-prinsip pemilihan media
3) Prinsip-prinsip penggunaan media


C. Beberapa Media Dakwah

a. Lembaga Pendidikan Formal

Di dalam pendidikan formal (sekolah) hendaknya dibedakan anatara pendidikan agama dengan pengajaran agama. Pendidikan agama berarti “usaha-usaha secara sistematis dengan pragmatis dalam membantu anak didik agar mereka hidup sesuai dengan ajaran islam. sedangkan pengajaran agama berarti “pembrian pengetahuan agama kepada anak, agar mempunyai ilmu pengetahan agama”.
Lembaga-lemabaga pendidikan formal sebagai media dakwah memiliki beberapa keutamaan dan kelemahan antara lain:

Keutmaannya:
a) Sasaran dakwah (siswa) memiliki kemampuan yang relatif sama. Dengan kemampuan yang relatif sama, dengan kemampuan yang sama, memudahkan da’i untuk menentukan strategi dakwahnya.
b) Missi dakwah bukan saja melalui pendidikan agama akan tetapi bidang-bidang yang lain pun dapat dijadikan misi, seperti pendidikan moral pancasila, IPA, IPS, dan sebagainya
Kelemahannya:
a) Kurikulum pendidikan agama yang terlalu tinggi dan luas, mengakibatkan guru hanya mengindahkan habisnya bahan pelajaran tanpa mengutamakan pendidikan agama atau dakwah islamiyah
b) Siswa hanya mementingkan disiplin ilmunya untuk kenaikan atau kelulusan sekolah saja tetapi tidak taat kepada ajaran agama.

Menurut Dr. Abdul Karim Zaedan, media dakwah ada dua macam yaitu;
1) Media ekstern
yaitu yang mempunyai hubungan langsung dengan penggunaan kesempatan yang lebih menguntungkan dalam melakasanakan dakwah. Media ekstern yang paling penting menurut Dr. Abdl Karim Zaedan yaitu:
- waspada
- Meminta bantuan kepada orang lain
- Disiplin peraturan
Seseorang yang waspada ialah orang yang sangat teliti dan hati-hati serta bersiap siaga menghadapi segala yang menakutkan yang sewaktu-waktu menimpa dirinya dari orang yang sangat benci padanya. Waspada memmpunyai beberapa bentuk sesuai dengan apa yang ditakutinya oleh juru dakwah, yaitu waspada dari kemaksiyatan, waspada terhadap keluarga dan anak, waspada dari mengikuti hawa nafsu dan waspada dari orang yang kafir dan munafik. Hal ini sesuai dengan firman allah swt dalam Al-Quran surat Al-Baqarah ayat 235:

Artinya: Dan ketahuilah bahwasanya allah mengetahui apa yang ada dalam hatimu; maka takutlah kepada-Nya, dan ketahuilah bahwa Allah maha pengampun lagi maha penyayang.

2) Media intern
Yaitu penyampaian dakwah dengan perantaraan bahasa, perbuatan (melalui akhlak), dan sikap juru dakwah sendiri. Media dakwah melalui bahasa bisa dilakukan dengtan bahasa lisan maupun tulisan, yang termasuk bahasa lisan antara lain adalah pidato, khutbah, pengajian, diskusi atau dialog, membaca Al-Quran, berita dan lain sebagainya. Sedangkan yang termasuk bahasa tulisan adalah sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah saw pertama kali dalam perjanjian Hudaibiyah, tahun VII H. kemudian berkembang dalam mass media, dimana pemakaiannya dimulai pada periode khalifah Umayyah dan Abbasiyyah. Termasuk dalam mass media seperti majalah, surat kabar, buku-buku, spanduk, dan sebagainya sampai dengan sekarang.
Dakwah melalui perbuatan yaitu semua perbuatan atau tingkah laku untuk mencegah kemungkaran dan mendorong perbuatan ma’ruf, seperti mendirikan masjid, madrasah, akhlak yang baik, silaturahmi, pengobatan, dll. Apabila media dakwah dilihat dari instrumennya, maka dapat dilihat dari empat sifat. Menurut Drs. Slamet Mehaemin Abda yaitu yang bersifat visual, auditif, audio visual dan cetak.
1. Media visual yaitu alat yang dapat dioperasikan untuk kepentingan dakwah dengan melalui indera penglihat seperti film, slide, transparansi, gambar, dan foto.
2. media auditif yaitu alat-alat yang dapat dioperasikan sebagai sarana penunjang dakwah yang dapat ditangkap melalui indera pendengaran, seperti radio, tape recorder, telepon, telegram, dan sebagainya
3. media audio visual yaitu alat-alat dakwah yang dapat didengar juga sekaligus dapat dilihat, seperti movie film, televisi, dan video
4. media cetak yaitu cetakan dalam bentuk tulisan dan gambar sebagai pelengkap informasi tulis, seperti buku, surat kabar, majalah, bulletin, dll.

Senin, 30 November 2009

Riset Ciputat Tangerang Selatan 05-11-09

Menelaah kota Tangerang Selatan melalui sejarahwan yang mempunyai pengaruh besar terhadap kemerdekaan tanah air. Tangerang Selatan yang kini bgerdiri sebagai kabupaten baru di wilayah Tangerang yang meliputi tujuh kecamatan di dalamanya memiliki nilai historis yang luar biasa. Ciputat merupakan salah satu kota di bagian Tangerang Selatan yang menjadi pusat peradaban terpenting sehingga Ciputat dijuluki sebagagai ibu kota Tangerang Selatan. Dari seorang komandan veteran Ciputat Bapak Halim, sejarah kota Ciputat pada masa kolonial dan penjajahan Jepang teruraikan.
Ciputat terdahulu kekuasaannya meliputi Pamulang, Sarua, Bintaro, Pondok Aren, Rempoa, Kedaung, dan sekitarnya dikuasai oleh kekuasaan Belanda yang disebut tuan tanah atau yang lebih akrab dipanggil tuan item oleh masyarakat pada saat itu, tuan tanah kolonial Belanda mengambil kekuasaan Ciputat melalui tangan kanannya pada tahun 1940, pegawai tuan tanah adalah orang-orang beretnis Tiong Hoa. Penduduk asli Ciputat meliputi tiga etnis yaitu sunda, betawi, dan Tiong Hoa bahkan ketiga etnis ini menjadi penduduk wilayah yang kini disebut Tangerang Selatan. Belanda yang memegang kekuasaan Ciputat ini didominasi oleh orang beretnis cina yang sangat banyak jumlah penduduknya bahkan menjadi sebuah mayoritas. Berkurangnya etnis cina di Ciputat ketika salah seorang putri tuan tanah Belanda dipersunting oleh orang beragama islam tepatnya orang arab yang bernama tuan Salim, pada saat itu agama islam belum berkembang di kota Ciputat, keyakinan yang mereka yakini masih kolot. Pada tahun 1942 Ciputat ini dihuni oleh suku tiong hoa dan ketika itu belanda atau kolonial menguasai penuh Ciputat, semenjak putri tuan tanah dipersunting oleh orang islam dari arab, kekuasaan tuan tanah diduduki oleh tuan Salim kemudian tuan Salim ini mewakafkan sebuah tanah yang cukup luas untuk didirikan sebuah mushollah sebagai tempat beribadah penduduk yang beragama islam agar agama islam dapat berkembang. Mushollah itu didirikan dari bilik bambu kemudian seiiring berjalannya waktu mushollah itu dikembangkan menjadi sebuah masjid yang masih dipegang dan dikeloloa langsung oleh pemiliknya, masjid tersebut menjadi satu-satunya tempat beribadah bagi agama islam di kota Ciputat. Pada saat ini masjid itu telah dikelola oleh yayasan dan diberi nama masjid Agung al Jihad. Semenjak adanya masjid agung agama islam mulai berkembang dan mulai banyak mualaf yang berasal dari etnis tiong hoa. Pada saat itu masyarakat belajar agama islam melalui seorang mualim secara lisan, tidak ada pembelajaran secara tertulis, semua ilmu yang mereka peroleh diperoleh secara lisan dari seorang mualim. Meskipun agama islam mengalami perkembangan namun masih banyak penduduk khong hu tju yang mendiami Ciputat, dan meskipun pembelajaran agama islam melalui seorang mualim sudah berkembang namun masih banyak orang-orang yang menganut paham animisme, setiap kali mereka mengadakan acara sesajen merupakan unsur terpenting yang tidak dapat dilepaskan.
Setelah hadirnya IAIN yang kini menjadi UIN, membawa pengaruh positif terhadap masyarakat Ciputat, secara perlahan-lahan kepercayaan animisme mereka hilang dengan sendirinya karena setiap masjid selalu mengadakan dakwah. Timbul banyak paham baru terhadap agama islam di kota Ciputat dan tidak ortodok lagi.
Istilah Ci pada Ciputat berasal dari Jawa Barat, sedangkan putat berasal dari wilayah tempat ini yang dipenuhi oleh pohon putat yang tersebar dimana-mana, putat adalah pohon yang dimanfaatkan sebagai makanan berupa lalapan oleh penduduk, selain pohon putat juga terdapat banyak pohon kelapa. Kota ini dipanggil Ciputat sejak masa kolonial belanda, ditengah pasar ciputat yang kini berdiri tiga lantai dan menjadi pusat perdagangan utama masyarakat dahuluanya terdapat sebuah kobak (mata air) besar yang tidak pernah kering yang menjadi sumber pemanfaatan penduduk pada masa itu sehingga tempat itu dipanggil Caiputat. Cai sendiri diambil dari bahasa sunda yang dalam bahasa Indonesia berarti air, namun kini kobak itu sudah tidak ada lagi dan dibangun menjadi pasar Ciputat yang menjadi ujung tombak kemacetan yang terjadi di Ciputat. Sejak dahulu hingga kini Ciputat menjadi pusat pengembangan masyarakat di Tangerang Selatan karena pada waktu itu hanya ada satu sekolah yaitu SR (sekolah rakyat) yang berada di Ciputat.
Pa Halim yang merupakan salah seorang pejuang veteran yang telah hidup selama 84 tahun menceritakan peperangan yang ia alami pada masa penjajahan kolonial Belanda yang terjadi di Ciputat. Pada saat itu BKR (Barisan Komando Rakyat) yang berada di Ciputat berada di sebelah masjid agung bahkan hingga kini tempat itu masih ada dan menjadi kantor pejuang veteran tepatnya kini berada di depan kantor pos Ciputat, sedangkan markas kolonial belanda terletak di Kebayoran Lama. Pada masa peperangan melawan kolonial belanda oleh para pejuang dibantu oleh siliwangi. Peperangan melawan kolonial Belanda terjadi di pasar jumat, pada jembatan pasar jumat itu dipasangkan kawat berduri untuk melawan kolonial dan juga digunakan sebagai tembok pertahanan pejuang. Sejak dahulu yang terbanyak yang dimanfaatkan dari Ciputat adalah hasil rempah-rempah, panen pangan, dan buah-buahan. Di kota Ciputat ini tidak ditemukan bangunan-bangunan arsitektur peninggalan belanda karena memang di Ciputat ini hanya dimanfaatkan untuk pengambilan bahan pokok saja kalaupun ada bangunan-bangunan yang didirikan kolonial belanda kini telah dihancurkan.
Kini Ciputat mengalami perubahan seiriing dengan modernisasi, Ciputat menjadi sebuah kota padat penduduk dan menjadi sebuah kota mata pencaharian penduduk. Banyak lahan-lahan perdagangan, perkantoran, dan perindustrian. Saat ini perkumpulan veteran di Ciputat masih ranting, dan banyak sekali pejuang-pejuang veteran yang tidak dikenali bahkan makamnya tersebar di wilayah-wilayah sekitar Ciputat. Pada tahun 1945 di dekat masjid Agung al Jihad terdapat tugu nasional, yang mendirikan tugu nasional adalah para pejuang. Sayangnya kini tugu nasional itu telah dihancurkan oleh para penghianat bangsa pada pergerakan G 30 S PKI atau muso. Tahun 1971 tuan tanah menjual tanah untuk kelangsunngan hidup masyarakat yang mengalami kesulitan hidup. Perkumpulan pejuang veteran di kota Tangerang Selatan dilaksanakan setiap peringatan kemerdekaan RI pada 17 Agustus, sedangkan perkumpulan pejuang veteran pusat dilaksanakan setiap tanggal 02 Januari yaitu LVRI (Legiun Veteran Republik Indonesia). Peranan pemerintah terhadap pejuang veteran begitu bermakna pada masa pimpinan presiden SBY, pada masa pimpinan sebelumnya tidak ada perhatian khusus terhadap pejuang, hal inilah yang dirasakan oleh para pejuang veteran yang ada dikota Ciputat, karena hanya pada masa pimpinan SBY para pejuang veteran merasakan adanya dana kehormatan diluar tunjangan dan hal inilah yang membuat para pejuang veteran merasa terayomi.
Setelah usai perang Pa Halim memutuskan untuk kembali ke masyarakat menjadi rakyat jelata dan bekerja sebagai pedangan dan kuli panggul, namun tidak semua para pejuang mengikuti jejak Pa Halim untuk kembali ke masyarakat, sebagian dari mereka tetap melanjutkan perjuangannya sebagai pejuang. Bahkan hingga kini perjuangan para veteran masihlah berlanjut saat ini ada ikatan pemuda panca marga yang merupakan anak-anak dari para pejuang veteran yang bertujuan melanjutkan perjuangan dan tugas orangtua mereka sebagai pejuang veteran. Tetapi tidak hanya anak pejuang veteran sebagai pemuda panca marga siapapun yang memiliki niat tulus untuk bangsa dapat bergabung dengan pemuda panca marga.

Sabtu, 27 Juni 2009

Heal the world - Michael Jackson

There's A Place In
Your Heart
And I Know That It Is Love
And This Place Could
Be Much
Brighter Than Tomorrow
And If You Really Try
You'll Find There's No Need
To Cry
In This Place You'll Feel
There's No Hurt Or Sorrow

There Are Ways
To Get There
If You Care Enough
For The Living
Make A Little Space
Make A Better Place...

Heal The World
Make It A Better Place
For You And For Me
And The Entire Human Race
There Are People Dying
If You Care Enough
For The Living
Make A Better Place
For You And For Me

If You Want To Know Why
There's A Love That
Cannot Lie
Love Is Strong
It Only Cares For
Joyful Giving
If We Try
We Shall See
In This Bliss
We Cannot Feel
Fear Or Dread
We Stop Existing And
Start Living

Then It Feels That Always
Love's Enough For
Us Growing
So Make A Better World
Make A Better World...

Heal The World
Make It A Better Place
For You And For Me
And The Entire Human Race
There Are People Dying
If You Care Enough
For The Living
Make A Better Place
For You And For Me

And The Dream We Were
Conceived In
Will Reveal A Joyful Face
And The World We
Once Believed In
Will Shine Again In Grace
Then Why Do We Keep
Strangling Life
Wound This Earth
Crucify Its Soul
Though It's Plain To See
This World Is Heavenly
Be God's Glow

We Could Fly So High
Let Our Spirits Never Die
In My Heart
I Feel You Are All
My Brothers
Create A World With
No Fear
Together We'll Cry
Happy Tears
See The Nations Turn
Their Swords
Into Plowshares

We Could Really Get There
If You Cared Enough
For The Living
Make A Little Space
To Make A Better Place...

Heal The World
Make It A Better Place
For You And For Me
And The Entire Human Race
There Are People Dying
If You Care Enough
For The Living
Make A Better Place
For You And For Me

Heal The World
Make It A Better Place
For You And For Me
And The Entire Human Race
There Are People Dying
If You Care Enough
For The Living
Make A Better Place
For You And For Me

Heal The World
Make It A Better Place
For You And For Me
And The Entire Human Race
There Are People Dying
If You Care Enough
For The Living
Make A Better Place
For You And For Me

There Are People Dying
If You Care Enough
For The Living
Make A Better Place
For You And For Me

There Are People Dying
If You Care Enough
For The Living
Make A Better Place
For You And For Me

You And For Me

You And For Me
Make A Better Place
You And For Me
Make A Better Place
You And For Me
Make A Better Place
You And For Me
heal the wordl we live in
You And For Me
save it for our children
You And For Me
heal the world we live in
You And For Me
save it for our children
You And For Me
heal the world we live in
You And For Me
save it for our children
You And For Me
heal the world we live in
You And For Me
save it for our children

i love this song...
good bye michael Jackson..

Sabtu, 30 Mei 2009

segi lain hidup...

Jakarta adalah perubahan. kehidupan manusia beserta pemikirannya, pola hidup manusia dengan penerapannya, jalan hidup mereka dengan teorinya. semua adalah hiruk pikuk kehidupan, berada ditempat manapun kita berada di kota Jakrta ini maka kita akan selalu melihat berbagai versi kehidupan, jalan-jalan di berbagai kota di Jakarta yang di lalui dengan mobil bagus dan bermerek, busway, taxi, microlet, bus kota, angkot, bajai,dll membuat Jakarta tidak lepas dari lapisan masyarakat yang memiliki sifat individualis dan sosial.Apa yang kita lihat ketika berada pada sebuah jalan-jalan yang ada di kota ini? ketika kita makan di pinggir jalan atau pedagang kaki lima, ketika kita berada di halte menunggu datangnya bus kota, ketika kita keluar rumah dan berdiri menunggu angkot yang datang, ketika kita memanggil tukang ojek di seberang jalan, ketika kita berada dalam sebuah transportasi beroda tiga yang sangat berpolusi dan berisik, ketika kita berada dalam transportasi ber AC dengan mobil sedan yang nyaman,ketika kita sedang membaca koran di pinggir jalan, dan terakhir ketika kita berhenti pada sebuah lampu merah..
semua orang akan melihat banyak hal ketika berada dalam sebuah posisi tersebut. dalam keadaan apapun hingga detik ini aku menuliskan cerita ini dalam keadaan hujan deras dirumahku, aku dapat merasakan pandangan seorang anak perempuan yang memiliki nasib kurang beruntung dibandingkan dengan anak-anak seusianya yang dapat bersekolah, hidup dengan berkecukupan, memakai pakaian yang bagus dan makan dengan enak tanpa menahan rasa lapar dan harus lelah mencari uang terlebih dahulu.

foto: oleh Mufti Al Umam

ia adalah seorang pengamen anak di Slipi. tiada hari tanpa mengamen untuk mendapatkan uang, di tangannya selalu menggenggam sebuah kocrekan yang dipakai untuk mengamen, tanpa sebuah alas kaki ia berjalan keberbagai tempat sekitar Slipi, kulitnya hitam terkena panasnya sinar matahari, rambutnya usang terkena matahari dan debu. Namun ia menjalani kehidupan ini dengan terus menerus sesuai dengan waktu yang terus berjalan. Ini bukan hanya sekedar kehidupan yang telah ia putuskan namun ini adalah sebuah keadaan dimana ia harus menerima dan menjalaninya.


foto : oleh Mufti Al Umam

Pengamen kecil yang berada di daerah Taman Anggrek ini pun merasakan hal yang sama. entah dimana orangtuanya hingga dalam usianya yang masih anak-anak harus menghadapi beban hidup seberat ini. Menjadi pengamen ataupun pengemis bukanlah hal yang di inginkan bila tidak ada faktor yang menyebabkan mereka harus menjalani hal seperi itu. Adiknya yang tertidur dalam gendongan dan pelukan kakaknya membuat banyak mata yang melihatnya tersentuh untuk memberikan uang kepadanya, ia bener-bener masih terlalu kecil untuk menjalani hidup sesulit itu namun pada kenyataanya dia menjalani hidupnya tanpa sebuah keluh kesah, bila keluh kesah itu ada hanya dia yang tau.


Rabu, 13 Mei 2009

aku melihat..."ciputat"

setiap harinya saya melalui kota ciputat yang tidak berbeda dengan kota lainnya yang ada di berbagai kota lain. ada berbagai macam sudut pandang dan hiruk pikuk dunia layaknya pasar, pertokoan, terminal, kantor usaha kerja, sekolah TK, SD, SMP, SMA/STM/SMK, serta kampus. kampus saya pun berada di kota ciputat. hidup berdekatan di kota ciputat menjadikan saya mengenal dekat dengan kota ini, namun ternyata perkiraan saya salah, selama ini yang saya lihat dari ciputat hanyalah sisi luar dan hal kecil yang nampak biasa saja sedangkan setelah mengkaji lebih dalam lagi kota ciputat memiliki banyak ruang lain di dalamnya. ruang seperti apa? dan bagaimana?
Ciputat memiliki banyak hal lain yang kurang tersorot oleh masyarakatnya dan orang lain yang hanya melalui jalan ini secara sepintas. mungkin karena orang-orang memandang semua hal itu biasa. ketika saya mengadakan sebuah riset dan observasi terhadap ruang lingkup Ciputat, Ciputat menyimpan berbagai sumber ketertarikan cerita, berita, realita, dan suka cita.
ruang Ciputat yang tidak sempit namun tidak juga terlalu luas untuk sebuah kota menyimpan chemistry. nama-nama desa yang berada di kota Ciputat seperti Poncol, Legoso, Kedaung, Kampung Sawah, Tegal rotan, dll. menyimpan ceritanya masing-masing.
jika memandang sebuah art culture Ciputat memiliki ruang dan sisi tersendiri dengan hadirnya rumah adat toraja yang sangat terlihat unik dari struktural bangunannya, rumah Toraja ini berada di desa Kampung Sawah Ciputat. Rumah ini adalah rumah adat Toraja namun berbaur dengan nuansa dan interior design modern. bahkan ada lagi rumah adat bali yang di depan rumahnya terdapat berbagai patung dan arsitektur tugu bali dengan patung gajah dan dewa sesuai dengan kasta yang mereka anut. ini merupakan sebagian kecil dari sisi art culture kota cipuatat. sedangkan dalam ruang lain Ciputat memiliki cerita lain, terdapat sebuah tempat ibadah agama sikh yang mereka katakan sebagai agama hindu yang berasal dari negara hindia, dan jika melihat orang-orang yang beragama sikh ini memang jelas nampak terlihat mereka adalah orang-orang berdarah turunan hindia.
kembali untuk memandang segi lain dari kota Ciputat, Ciputat juga mempunyai berbagai usaha dan lahan kecil yang ada di dalamnya, berbagai usaha wiraswasta berkembang di kota ini layaknya pabrik pembuatan tahu, pengolahan ikan bandeng presto, pabrik pembuatan oncom dll. tidak ada sebuah perumpamaan dalam melihat langsung kota Ciputat, semua yang ada dan tersimpan dalam setiap sudutnya akan membawa kita pada tiap dimensi seiring berjalannya waktu dan hal itu telah ditunjukan dengan berubahnya kota Ciputat seiring arus globalisasi dan modernisasi. Ciputat yang sejak dulunya hanyalah sebuah rawa dan penduduknya adalah masyarakat asli betawi namun kini semuanya berubah dengan begitu pesat. maka Ciputat kini merupakan salah satu Kota pengembang tenaga kerja, hasil industri, pengembang mutu dan prospek terdepan dunia dengan adanya pusat pendidikan dan hal-hal lainnya.


facebook adicted

kecanggihan pemikiran manusia tehadap dunia maya semakin berkembang dengan adanya layanan media online seperti facebook.
facebook yang kini hadir di lapisan seluruh dunia menjadi sebuah fenomena yang dikatakan termasuk luar biasa. setelah kehadiran friendster sebagai media dunia maya yang menghubungkan antara satu orang dengan berbagai orang dari seluruh lapisan penjuru dunia. kini facebook hadir dalam kehidupan kita, dengan segala ketertarikannya yang menjadikan masyarakat adicted tehadap facebook. memandang segi positif facebook yang termasuk dalam media online yaitu sebagai penghubung antar satu orang dengan berbagai orang yang ada di seluruh dunia dan dapat berkomunikasi secara langsung dengan mereka melalui medai chatting yang disediakan membuat masyarakat kian makin intens membuka facebook.
di dukung dengan berbagai aplikasi yang tersedia di dalam facebook seperti Idescribe, catatan, video, grafiti, tautan dan hal lainnya dan belum lagi tersedia banyak komunitas dari berbagai aliran seperti media art, komunitas berbagai aliran musik, komunitas berbagai aliran olahraga, dan banyak hal lainnya yang membuat group di facebok yang menjadikan diri kita semakin dekat dengan berbagai hal yang kita sukai dan minati serta bisa mendapatkan banyak informasi dari group yang telah kita ikuti menjadikan masyarakat semakin menggila dengan kehadiran facebook, dan saking fenomenalnya kini layanan berita televisi, acara musik TV serta talkshow menghadirkan layanan facebook dengan alasan para penggemar acara televisi tersebut dapat semakin dekat dengan acara kesayangan mereka serta dapat berpartisipasi dengan memberikan saran dan pendapat mereka terhadap acara mereka.

Namun tidak sebagian dari masyarakat yang ada di dunia in memandang facebook adalah layanan media online yang multi guna dan bermanfaat. banyak pemikiran masyarakat yang memandang facebook hanyalah sebuah hal yang biasa saja bahkan ada yang beranggapan pembodohan. pembodohan yang seperti apa? "pembodohan karena jika kita adalah orang yang penting untuk orang lain kenapa harus melalui facebook melalui media phone langkah yang sangat jauh lebih baik". Serta ada pula yang beranggapan bahwa facebook hanya menjadikan kerugian besar bagi banyak orang karena berapa jam masyarakat yang ada di dunia ini membuka facebook dan melakukan chatting dengan orang lain sedangkan sedikit sekali masyarakat yang menghabiskan waktu ini untuk banyak belajar dan membangun perkembangan sistem globalisasi dunia.

saking merambatnya facebook di otak kita saat ini banyak orang-orang rela menghabiskan banyak uang dan waktu untuk pergi ke warnet hanya untuk facebook, dan banyak pelajar serta mahasiswa yang rela menunda tugas mereka untuk sekedar membuka facebook , mengirimkan banyak pesan kepada teman-teman mereka dan berchating ria, orang-orang seperti inilah yang termasuk dalam golongan yang "adicted facebook syndrome".

Sabtu, 09 Mei 2009

saya adalah seorang mahasiswi jurusan jurnalistik semester 2 UIN syarif hidayatullah Jakarta. menghabiskan waktu untuk belajar di kampus dan mengenal lebih dalam mengenai apa itu jurnalistik dan meneropong berbagai sisi di dalamnya. mencoba untuk menjadi seorang mahasiswi yang lebih kreatif dan talented dengan bergabung dengan KOMKA (komunitas mahasiswa kreatif audio Visual) yang ada dalam UKM UIN Syarif Hidayatullah. dalam komunitas ini saya menemukan beberapa filsafat hidup dalam sebuah mata lensa an visualisasi dalam sebuah video, banyak orang yang menggemari bidang serupa seperti apa yang saya lakukan namun tidak semua dari apa yang mereka memahami untuk apa mereka memandang diri mereka dengan mata lensa tersebut.

mencoba sesuatu yang baru dengan sebuah ketertarikan yang ada sejak dulu yaitu menjadi seorang script writer saya mencoba menulis beberapa skenario cerpen dan banyak menulis suatu opini serta deskripsi kehidupan yang ada pada diri dan lingkungan saya.
terkadang jika tidak sibuk dengan kegiatan ini saya kembali bersenang-senang dengan melakukan kegiatan yang sudah menjadi habit "basket". basket membuat saya selalu merasa comfort dengan kondisi seperti apapun, atau kegiatan lain yang sudah saya geluti sejak 6 tahun lalu sejak tahun 2003 yaitu "dance" awalnya saya tidak terlalu suka menari. acara perpisahan SD kelas 6 membuat badan saya yang kaku terpaksa untuk menari, namun sejak dari situ kebiasaan itu muncul dan menjadi ketertarikan hingga kini, didukung bahwa saya pernah masuk ke dalam sanggar seni tari tradisional membuat saya makin intens untuk menari. Dan akhirnya dance menjadi kegemaran saya setelah basket.

kembali pada kegiatan yang saat ini saya geluti;
usia saya yang sebentar lagi akan beranjak 19 thn membuat saya tidak menyangka bahwa saya sudah menjadi seorang gadis yang berusia 19 tahun dan selalu melakukan kegiatan apapun yang memancing kekeatifan saya untuk terus berfikir, bahkan memecahkan sebuah permasalahan yang ada. tinggal di sebuah rumah sederhana namun memiliki nilai histories yang tinggi menjadikan saya sangat bersyukur akan hidup ini. di rumah yang sangat sederhana ini saya mencoba untuk memulai sebuah hal dan berbagai cerita-cerita lain. setiap harinya selalu melakukan kegiatan yang sama yaitu kegiatan yang sudah menjadi rutinitas hidup namun setelah semua itu selesai saya kembali membuat sebuah cerita-cerita baru dengan komputer tersayang yang di belikan bapak tercinta. di dalam komputer ini menyimpan banyak arsip yang menjadi data ghidup seorang Dwi Anggraini Puspa Ningrum...